Persembahan untuk ayah, alasan Fedi Nuril mau jadi prajurit

BERBAGI
Fedi Nuril-Doea-Tanda-Cinta

terbit.info Fedi Nuril kembali lagi menghibur para penikmat layar lebar melalui karya terbarunya yang berjudul Doea Tanda Cinta. Film ini menceritakan kisah seorang prajurit dan perasaan cintanya sebagai seorang manusia.

Namun di balik semua suguhan istimewa dari Doea Tanda Cinta, ternyata ada sebuah cerita menarik tersendiri yang makin mewarnai film ini. Hal tersebut adalah alasan Fedi Nuril menerima tawaran untuk bermain sebagai seorang tentara.

Usut punya usut, sosok ayah ternyata menjadi alasan Fedi Nuril mau membintangi film terbaru ini. Kesempatan untuk memainkan tokoh Bagus dianggapnya sebagai sebuah momen yang paling tepat untuk memberikan persembahan pada sang ayah.

“Pertama gue langsung ingat almarhum bokap gue, dulu dia tentara. Setiap keluarga militer pasti lah ada yang harus nerusin yaitu anaknya. Gue tiga bersaudara, dua kakak gue sudah memutuskan untuk tidak jadi tentara. Sebenarnya gue berminat jadi tentara, cuma karena mata gue minus nggak mungkin diterima. Ini kesempatan gue untuk dipersembahkan ke bokap. Gue nggak bisa jadi tentara dalam kehidupan nyata ya minimal lewat film lah,” ujar Fedi Nuril saat ditemui di Epicentrum, Jakarta Selatan, Rabu (20/5).

Di sisi lain, Fedi Nuril sendiri sebenarnya sempat merasa heran dengan pemilihan aktor untuk Doea Tanda Cinta. Tubuhnya yang kurus dianggapnya kurang cocok untuk memerankan karakter tentara. Namun, Alfani Wiryawan selaku produser ternyata memiliki pertimbangan tersendiri.

“Sebenarnya gue sempet bingung kenapa gue ditawarin jadi tentara kan badan gue kurus. Tapi kata produser tentara itu badannya kaya gue, kurus tapi kekar. Pas gue lihat aslinya emang bener sih. Secara cerita juga bagus sih. Kalau film militer sebelumnya kan ambil setting jaman dulu. Nah kalau film ini kan ambil setingnya jaman sekarang dan peralatannya modern, keren dan canggih,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY